The Ring Lucuti Gelar Terakhir Tyson Fury

The Ring Lucuti Gelar Terakhir Tyson Fury

The Ring Lucuti Gelar Terakhir Tyson Fury Tyson Fury secara otomatis kehilangan satu sabuk juara terakhir yang masih melekat di pinggangnya, yakni mahkota The Ring. Hal itu terjadi karena petinju kelas berat asal Inggris itu gagal menjadwalkan duel sampai batas waktu 1 Februari 2018.

Fury tak pernah lagi masuk ke dalam ring pasca kemenangannya atas Wladimir Klitschko di Jerman, November 2015. Kemenangan angka itu sendiri mengantarkannya merebut sabuk juara kelas berat IBF/IBO/WBA Super/WBO dan The Ring.

Seusai pertarungan tersebut, Fury melucuti gelar IBF, karena gagal menjalani duel mempertahankan gelar wajib melawan Czar Glazkov. Fury kembali kehilangan gelar WBO/IBO/WBA Super pada 2016, menyusul masalah depresi dan penyalahgunaan obat.

Belum lama ini, Fury mendapatkan kembali lisensi tinjunya dari British Boxing Board of Control (BBBofC), dan sudah mulai kembali berlatih serta berencana kembali beraksi pada April mendatang.

The Ring ingin membuat semuanya jelas bahwa keputusan ini tidak diambil dengan ringan. Kejuaraan sabuk The Ring adalah representasi terdekat dengan juara unifikasi di olahraga hari ini, dan Tyson Fury sangat bangga menjadi bagian dari sejarah kelas berat kami,” bunyi pernyataan dari majalah The Ring.

Kami sangat menyesal berpisah dengan juara unifikasi dan kami berharap para penggemar menghargai alasan kami memberi Tyson setiap kesempatan selama dua tahun terakhir. Kami berharap mantan juara kami yang terbaik untuk masa depan dan kami akan dengan senang hati memberi peringkat kembali kepadanya bila sesuai,” jelas The Ring.

Sementara itu, The Ring tidak berniat untuk mempertaruhkan gelar kelas beratnya yang lowong dalam duel unifikasi antara juara IBF/WBA Super/IBO, Anthony Joshua versus juara WBO, Joseph Parker yang akan berlangsung di Cardiff, Wales, 31 Maret 2018.

Sepertinya, The Ring lebih berminat untuk meletakkan sabuknya ketika pemenang Joshua-Parker melakukan bentrokan dengan pemenang juara WBC, Deontay Wilder vs Luis Ortiz, yang akan digelar 3 Maret.

Ada saat-saat ketika sebuah kejuaraan The Ring yang lowong diperebutkan antara atlet nomor satu dan tiga,” tulis The Ring. “Bagaimanapun, setelah mempertimbangkan dengan seksama, kami tidak merasa Joshua-Parker memenuhi syarat. Pada saat ini, panel peringkat The Ring dengan suara bulat yakin bahwa Deontay Wilder adalah kelas berat terbaik kedua di dunia karena prestasi.

Related posts